Walaupun paracetamol bisa menyembuhkan tapi namanya obat kimia pastilah mempunyai efek samping, ini juga termasuk obat kimia yang lain, untuk itu saya sarankan harus mengikuti peraturan dalam penggunaan obat paracetamol dan juga obat yang lain, baca aturan pakai terlebih dahulu atau bertanya ke dokter terdekat atau ahlinya.

Pengunaan paracetamol untuk dosis yang sudah ditetapkan oleh dokter, parasetamol sangat aman untuk digunakan, dan tidak memiliki efek samping yang berbahaya seperti :
- mengiritasi pada lambung
- mepengaruhi koagulasi darah
- mepengaruhi fungsi ginjal.
Akan tetapi penggunaan paracetamol dengan dosis yang besar sekitar ( > 2000 mg per hari) dapat berakibat meningkatkan risiko terjadinya gangguan pencernaan.
Kelebihan Dosis.
Kelebihan dosis karena penggunaan paracetamol yang berlebih mungkin saja bisa terjadi, kejadian ini mungkin si pengguna merasa ingin cepat sembuh dari sakit yang diderita sehingga mengkonsumsi paracetamol dengan dosis yang tinggi, tentu hal ini sangat dilarang dan berbahaya.
Baca : Aturan dan dosis paracetamol
Bunda, penggunaan paracetamol dengan dosis yang besar atau tidak menuruti anjuran dokter sangat rentang terkena gangguan pada hati. Apabila kejadian ini terjadi pada keluarga bunda segera bawa kerumah sakit terdekat, biar pasien mendapat penanganan.
Pihak rumah sakit akan memberikan toksisitas parasetamol, dengan cara sipasien diberikan asetilsistein (N-asetil sistein) yang termasuk prekusor glutation yang dapat membantu tubuh sipasien untuk mencegah kerusakan pada hati lebih lanjut, atau untuk langkah awal penolongan bisa diberi air kelapa.
Penting :
Untuk menghindari kelebihan dosis, bunda harus membaca peraturan penggunaan paracetamol, dan jangan meminum minuman bersoda setelah minum paracetamol, ini juga berlaku untuk obat yang lain.
Mungkin itu bunda mengenai efek samping paracetamol, semoga bermanfaat.
No comments:
Post a Comment